Cerita dalam Al Quran - Kisah Nabi Isa AS BAB III
Cerita dalam Al Quran - Kisah Nabi Isa AS BAB III
Mereka yang tadinya tidak pedudli pada maryam mulai mendekati maryam "Ucap Warga : Pantas saja dia menghilang cukup lama selama ini, jika memang benar engkau hamil dan itu anak mu lantas siapa ayah bayi itu, nabi isa as"
Bani istrail mulai terpancing emosi karena maryam tidak menjawab pertanyaan mereka dan mulai menyindir maryam, Maryam sangat sedih dan hancur mendengar tuduhan dari kaum nya apalagi orang tua nya juga ikut di hina oleh mereka padahal yang selama ini kaum nya tahu maryam sangat menjaga kehormatan nya.
Namun maryam tetap bersabar menghadapi ujian ini "Ucap Warga : Wahai maryam sebenarnya siapa laki-laki yang membuatmu seperti ini, Bagaimana kami berbiacara dengan anak kecil yang masih berada dalam ayungan"
Pada saat ini Allah Swt menunjukan kuasa nya melalui bayi isa yang dapat berbicara layak nya orang dewasa seperti yang di sebutkan dalam surat Al imran Ayat 46 "Dan dia berbicara dengan manusia dalam buayan dan ketika sudah dewasa dia adalah di antara orang-orang yang sholeh, Sesunggunya aku ini hamba Allah dia membrikan aku Al Qitab atau Injil dan dia menjadikan aku seorang nabi"
"Ucap Warga : Subhanallah jadi engkau adalah seorang nabi utusan Allah Swt, Ya Allah maha suci Allah"
Semua orang tertuju pada bayi itu dalam gendongan maryam perkataan bayi isa ini di tunjukan untuk membersihkan nama baik ibuinya dari tuduhan jinah oleh kaum nya, Kemudian juga bayi isa menjelaskan tentang tugas kerusalan ny kelak nanti.
"Ucap bayi isa : Allah selalu memberkati aku dimana saja aku berada dan dia memerintahkan kepadaku untuk mendirikan sholat dan menunaikan zakat selama aku hidup dan berbakti kepada ibuku dan dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong"
- Daftar Kisah Nabi Isa As
Dan orang-orang yang menyaksikan kejadian tersebut merasa kagum dengan mukzijat yang bayi isa yang dapat berbicara, Tudukahan meraka selama ini sebagai perempuan yang berjinah adalah tidak benar "Ucap Warga : Wahai maryam maaf kan kami telah menuduhmu berbuat zinah, sungguh kami termasuk dalam golongan orang-orang yang menyesal , maafkan perkataan kami yang telah menyakiti hatimu"
Akhirnya orang-orang yang menghina maryam sadar bahwa maryam adalah perempuan yang mulia, Meskipun kehamilan maryan atas kehendak Allah Swt bukan berarti bayi isa anak Allah seperti yang disebutkan dalam surat maryam ayat 34-35 "Itu lah isa putri maryam yang mengatakan perkataan yang benar yang mereka berbantah bantah tentang kebenaran nyatidak laya bagi Allah mempunyai anak" Demikian lah akhir kisah tuduhan terhadap maryam dan mukjizat bayi isa.
Semoga kita semua bisa balajar dari kisah tersebut hendak nya kita tidak mudah menuduh seseorang yang belum tahu kebenaran nya apalagi deangan perkataan yang buruk, Karena hal tersbut akan melukai perasaan sodara kita, Ke 2 Semoga kisah ini kita dapat menambah keyakinan kita terhadap kekuasaan Allah Swt seperti peristiwa bayi yang baru lahir dapat berbicara layak nya orang dewasa dan hal tersebut terjadi kepada bayi nabi isa.
Post a Comment for "Cerita dalam Al Quran - Kisah Nabi Isa AS BAB III"